Ada fase dalam hidup ketika semuanya terasa kabur. Kita tidak benar-benar tahu sedang menuju ke mana. Tidak tahu keputusan yang diambil akan membawa ke tempat yang tepat atau justru sebaliknya. Tidak tahu apakah langkah kecil hari ini akan berarti besar nanti, atau hanya menjadi bagian dari jalan memutar yang melelahkan. Di fase seperti itu, pikiran biasanya menjadi sangat berisik. Kita ingin segera memahami semuanya. Ingin tahu kenapa sesuatu harus terjadi. Ingin tahu kenapa jalan terasa lambat. Ingin tahu kapan semuanya mulai terlihat jelas. Tapi semakin aku menjalani hidup, semakin aku sadar bahwa tidak semua hal memang harus dipahami saat ini juga. Ada banyak hal yang baru terlihat maknanya setelah waktu berjalan cukup jauh. Ada banyak kejadian yang dulu terasa seperti kegagalan, ternyata justru sedang mengarahkan kita pada sesuatu yang lebih tepat. Mungkin memang tidak semua pertanyaan harus segera dijawab. Kadang hidup hanya meminta kita untuk percaya. Bukan percaya b...
Kadang aku berpikir, menjadi dewasa itu seperti belajar memakai topeng dengan sangat rapi. Kita belajar tersenyum meski sedang lelah. Belajar menjawab “baik” meski isi kepala sedang kacau. Belajar terlihat tenang meski hati sedang penuh pertanyaan. Lucunya, semakin sering dilakukan, semuanya terasa biasa. Sampai-sampai orang lain benar-benar percaya bahwa semuanya baik-baik saja. Padahal ada banyak hal yang tidak pernah selesai hanya karena kita berhasil menyembunyikannya. Mungkin itulah salah satu hal paling sunyi saat bertumbuh. Kita mulai terbiasa memeluk keresahan sendirian. Bukan karena tidak percaya pada siapa-siapa. Kadang hanya karena bingung menjelaskan sesuatu yang bahkan kita sendiri belum sepenuhnya pahami. Ada banyak malam ketika seseorang terlihat baik-baik saja di mata dunia, padahal sedang berusaha menenangkan dirinya sendiri dalam diam. Dan mungkin, itulah alasan kenapa banyak orang terlihat kuat. Bukan karena mereka tidak rapuh. Tapi karena mereka sudah te...