Kadang rasa tertinggal datang tanpa diundang.
Bukan karena hidup kita benar-benar berhenti, tapi karena terlalu sering melihat orang lain terlihat melaju.
Melihat teman-teman mulai mencapai banyak hal.
Ada yang kariernya naik.
Ada yang hidupnya terlihat mapan.
Ada yang seolah sudah menemukan arah yang pasti.
Lalu tanpa sadar, kita mulai menoleh ke diri sendiri dan bertanya,
“Aku sedang ada di mana?”
Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi sering kali melahirkan gelisah yang sulit dijelaskan.
Seolah hidup ini perlombaan, dan kita sedang kalah cepat.
Padahal semakin dewasa aku sadar, hidup tidak pernah benar-benar punya garis finish yang sama untuk semua orang.
Setiap orang memulai dari titik yang berbeda.
Membawa beban yang berbeda.
Memiliki waktu bertumbuh yang berbeda.
Yang terlihat cepat belum tentu lebih bahagia.
Yang terlihat lambat belum tentu sedang gagal.
Mungkin kita tidak sedang tertinggal.
Mungkin kita hanya sedang tumbuh dengan ritme yang memang ditakdirkan untuk kita.
Dan mungkin, itu tidak apa-apa.
Authored by Bintang Amri Putra
Komentar
Posting Komentar